Anies: 10 Proyek di Jakarta Tak Punya Analisis Dampak Lalu Lintas

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan imbas pengerjaan proyek pembangunan underpass Mampang-Kuningan di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta, Selasa (31/10/2017). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan proyek pembangunan underpass Mampang-Kuningan yang memiliki panjang sekitar 800 meter dengan lebar 20 meter tertunda penyelesaiannya dari jadwal yang ditentukan yakni Desember 2017, dikarenakan ada masalah pada saluran gas dan air minum yang ada di kawasan proyek, sehingga diperkirakan pembangunan underpass Mampang-Kuningan akan selesai pada April 2018.(ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, 10 proyek infrastruktur yang sedang dibangun di Jakarta tidak memiliki analisis dampak lingkungan (Amdal) lalu lintas (Lalin). Hal itu diketahui seusai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan rapat koordinasi bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/11/2017).

"Ternyata di 10 titik itu tidak pernah dilakukan Amdal Lalin, analisa mengenai dampak lingkungan dan lalu lintas, sehingga proyek-proyek itu dilakukan, punya dampak lalu lintas yang tidak pernah diantisipasi sebelumnya," kata Anies.

Kesepuluh proyek itu mencakup enam ruas pembangunan flyover dan underpass, light rail transit (LRT) yang dikerjakan pemerintah pusat dan Pemprov DKI, dan mass rapid transit (MRT) Jakarta.
Anies menjelaskan, tidak adanya Amdal Lalin berdampak pada kemacetan parah di titik-titik pembangunan sehingga merumitkan pekerjaan polisi dan petugas kepolisian. Dia akan mengecek alasan kesepuluh proyek yang sudah berjalan itu tidak punya Amdal Lalin.

"Itu yang nanti akan kami evaluasi, kami akan cek. Ini kenyataannya sudah jalan, ini hal yang mengemuka dalam pertemuan dan nanti kami akan periksa semuanya lagi," kata dia.

Anies juga akan mengecek apakah izin mendirikan bangunan (IMB) kesepuluh proyek itu sudah terbit atau belum. Sebab, Amdal Lalin merupakan salah satu komponen yang harus dipenuhi untuk mengajukan IMB.

"Kalau menurut aturan, Amdal Lalin dulu, dari Amdal Lalin baru keluar IMB, baru kemudian bisa berjalan. Nah Amdal Lalinnya tidak ada, IMB-nya enggak mungkin keluar, proyeknya sudah jalan. Nanti dicek (IMB-nya)," kata Anies


Dapatkan Promo Deposit awal Khusus IBCBET Sebesar :
-Depo Rp.100.000 Dapatnya Rp.125.000
-Depo Rp.500.000 Dapatnya Rp.650.000
-Depo Rp.1.000.000 Dapatnya Rp.1.500.000