KOMPAS.com - Samsung pertama kali memperkenalkan teknologi asisten virtual besutannya, Bixby, pada duo smartphone Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus yang meluncur awal tahun ini.
Debut Bixby kurang mulus lantaran diwarnai sejumlah permasalahan seperti dukungan bahasa Inggris yang tertunda hingga dua bulan. Sambutan pasar pun relatif adem ayem karena teknologi serupa sudah banyak beredar sebelumnya.
Mungkin karena itulah, Samsung disinyalir bakal segera memperkenalkan versi baru dari Bixby pekan depan, tepatnya dalam acara konferensi developer Samsung di San Francisco, Amerika Serikat, pada 18 Oktober mendatang.
Bixby 2.0 diprediksi bakal memiliki integrasi dengan layanan-layanan pihak ketiga dan perangkat digital lain di luar smartphone.
Sebelumnya, kepala bisnis mobile Samsung Koh Dong-jin mengakui bahwa kemampuan Bixby memang masih perlu ditingkatkan.
Koh pun memberikan indikasi bahwa pihaknya bakal mengumumkan Bixby generasi berikutnya.
“Kami akan melengkapi apa yang kurang dari Bixby 1.0 di Bixby 2.0,” ujarnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Korea Herald, Senin (16/10/2017).
Pekan lalu, Samsung juga menunjuk wakil kepala Samsung Research America, Chung Eui-suk, untuk memimpun service intelligence group di kantor pusat di Korea Selatan. Grup ini bertanggungjawab menangani pengembangan Bixby dan layana lain yang berbasis artificial intelligence.
Penunjukkan Eui-suk ramai dipandang sebagai pengganti kepala pengembangan Bixby sebelumnya, Rhee In-jong, karena prestasi Bixby yang kurang cemerlang. Namun, Samsung menampik anggapan tersebut.
“Chung tidak bisa dipandang sebagai pengganti Rhee karena Rhee akan terus berperan sebagai kepala development 1 division yang membawahi service intelligence group,” ujar Samsung.
Debut Bixby kurang mulus lantaran diwarnai sejumlah permasalahan seperti dukungan bahasa Inggris yang tertunda hingga dua bulan. Sambutan pasar pun relatif adem ayem karena teknologi serupa sudah banyak beredar sebelumnya.
Mungkin karena itulah, Samsung disinyalir bakal segera memperkenalkan versi baru dari Bixby pekan depan, tepatnya dalam acara konferensi developer Samsung di San Francisco, Amerika Serikat, pada 18 Oktober mendatang.
Bixby 2.0 diprediksi bakal memiliki integrasi dengan layanan-layanan pihak ketiga dan perangkat digital lain di luar smartphone.
Sebelumnya, kepala bisnis mobile Samsung Koh Dong-jin mengakui bahwa kemampuan Bixby memang masih perlu ditingkatkan.
Koh pun memberikan indikasi bahwa pihaknya bakal mengumumkan Bixby generasi berikutnya.
“Kami akan melengkapi apa yang kurang dari Bixby 1.0 di Bixby 2.0,” ujarnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Korea Herald, Senin (16/10/2017).
Pekan lalu, Samsung juga menunjuk wakil kepala Samsung Research America, Chung Eui-suk, untuk memimpun service intelligence group di kantor pusat di Korea Selatan. Grup ini bertanggungjawab menangani pengembangan Bixby dan layana lain yang berbasis artificial intelligence.
Penunjukkan Eui-suk ramai dipandang sebagai pengganti kepala pengembangan Bixby sebelumnya, Rhee In-jong, karena prestasi Bixby yang kurang cemerlang. Namun, Samsung menampik anggapan tersebut.
“Chung tidak bisa dipandang sebagai pengganti Rhee karena Rhee akan terus berperan sebagai kepala development 1 division yang membawahi service intelligence group,” ujar Samsung.
Dapatkan Promo Deposit awal Khusus IBCBET Sebesar :
-Depo Rp.100.000 Dapatnya Rp.125.000
-Depo Rp.500.000 Dapatnya Rp.650.000
-Depo Rp.1.000.000 Dapatnya Rp.1.500.000